Kemasan Produk aqiqah surabaya

aqiqah surabaya
[aqiqah surabaya] Ajine diri soko lathi, Ajine rogo soko busono, Ajine aqiqoh suroboyo soko roso lan rupo. Begitulah pepatah Jawa mengatakan. Yang artinya bahwa: Diri pribadi di hargai karena kepiwaian dalam bertutur kata, Jasad atau fisik dinilai karena tampilannya, sedangkan  aqiqah surabaya menjadi luar bisa oleh sebab citarasa dan higienis dalam penanganan-nya.

Berangkat dari filosofi kuno inilah salah satu hal yang memberi inspirasi bagi aqiqah surabaya untuk senantiasa menjaga mutu dan tampilan penyajian. Dibawah ini adalah contoh gambar dengan ukuran A5 mengenai bagaimana cara aqiqah surabaya markaz31 mengemas sate dan gule dalam setiap kali pengiriman.

aqiqah surabaya
  • Gule yang baru di olah dan masih mongah-mongah dimasukan kedalam plastik clip kemudian di tutup rapat serta disegel. Bertujuan supaya masakan lebih setiril dan tetap fresh hingga 5-6 jam kedepan. Di kemas dalam box countener agar fleksibel serta memudahkan pengiriman.
  • Sate yang telah selesai dibakar, di anginkan dengan fan khusus setelah dingin di tata rapi dalam box, jika sate masih panas di paking maka dalam waktu singkat bakal berkeringat dan alot. Disertakan pula dalam kemasan tersebut: Bumbu sate secukupnya, sambel yang juga bisa dipakai untuk gule, kecap saset 225mili, dan jeruk nipis.
Selama customer memperhatikan memperlakukan masakan sesuai intruksi yang terdapat pada masing-masing kemasan, maka masakan akan tetap terjaga kelayakan saji-nya. Label intruksi atau warning yang di sematkan pada tiap-tiap kemasan juga menujukan bahwa masakan tersebut telah lolos seleksi kelayakan saji oleh departement Quality Control aqiqah surabaya markaz31 yang ketat.

Kembali ke Daftar Harga